Mahasiswi Korban Pemerkosaan Malah jadi Tersangka

korban pemerkosaan

KlikSeru.com – Seorang mahasiswi asal Jakarta berinisial AN diduga menjadi korban pemerkosaan seorang fotografer berinisial CK. AN melaporkan kejadian ini di Polres Jakarta Timur, CN menjanjikan AN menjadi model pemotretan dengan imbalan uang. Namun, wanita berusia 19 tahun ini malah jadi tersangka dengan tuduhan perusakan kamera. Bagaimana bisa?

Dikutip dari VivaNews, kejadian bejat ini terjadi pada Minggu, 1 September 2013, sekitar pukul 13.30 WIB. AN dijemput CK menggunakan sepeda motor untuk pergi ke sebuah ruko di kawasan Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur. Ruko berlantai tiga itu adalah warnet, dan korban diminta naik ke lantai paling atas.

Di lantai atas adalah ruangan yang digunakan untuk beristirahat, di sana tersedia kasur beralaskan spanduk warnet tanpa seprai dengan dua bantal lusuh tanpa sarung. Di sana, pelaku meminta korban untuk membuka pakainnya, dan berpose bugil di depan kamera. Setelah puas mengabadikan tubuh mulus AN, pelaku memperkosanya dengan ancaman akan menyebarluaskan foto bugilnya.

“Saat itu dia mengaku ibunya sakit, lalu mau merintis karier dengan mengikuti lomba. Hasil lomba itu ada uang yang nanti akan dibagi-bagikan. Dia juga berjanji akan dijadikan model terkenal melalui jaringan yang dimilikinya,” ujar paman AN, Rabu (8/1/2014), seperti yang dikutip dari VivaNews.

loading...

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto menjelaskan jika setelah diperkosa pelaku, korban mencoba mengambil kamera CK. Saat tarik-menarik kamera tersebut, kamera CK terjatuh.

Senin, 2 September 2013 sekitar pukul 01.10, AN mendatangi Polres Metro Jakarta Timur. Penyidik kepolisan membuat berita acara pemeriksaan (BAP) pada empat orang saksi lainnya dan menetapkan CK sebagai tersangka pada 25 September 2013.

Namun, 7 Oktober 2013, keluarga tersangka mengirimkan surat permohonan penangguhan penahanan. Berdasarkan LP Nomor 1513/K/IX/2013/RJT, kepolisian melakukan gelar perkara terkait surat permohonan penangguhan penahanan tersebut. Dengan penangguhan ini, CK hanya ditahan selama satu bulan.

“Dia sudah ditahan, lalu permohonan penangguhan pada 25 Oktober 2013 dikabulkan dengan syarat wajib lapor setiap hari Senin dan Kamis. Penangguhan dikabulkan karena ada penjamin yang kuat,” kata Kepala Sub Bagian Humas Polres Metro Jakarta Timur, Komisaris Polisi Sri Bhayangkari.

“Selama pelaku ditahan, korban belum siap dikonfrontir. Sekarang berkas sudah ada di kejaksaan,” kata Sri.

Karena dilaporkan dengan tuduhan pemerkosaan, CK melaporkan balik AN atas tuduhan perusakan kamera. AN dipanggil untuk diperiksa menjadi saksi terkait laporan ini pada 25 Oktober 2013.

Penyidik Subnit II Kriminal Umum Satuan Reserse Kriminal Jakarta Timur, telah memanggil AN sebanyak dua kali untuk diperiksa sebagai saksi. Namun, AN tidak hadir hingga dirinya ditetapkan menjadi tersangka atas kasus perusakan kamera.

Laporan ini membuat AN depresi dan sempat berniat bunuh diri. “Saya ingin keadilan, saya sedih, kenapa saya jadi tersangka,” kata AN. AN dijerat pasal 406 KUHP tentang perusakan, dengan ancaman hukuman di bawah 5 tahun penjara.

loading...
Mahasiswi Korban Pemerkosaan Malah jadi Tersangka | Klik Seru | 4.5