6 Hal Gila yang Terjadi Saat Konser Musik

KlikSeru.com – Konser adalah sebuah hiburan. Sudah menjadi hal yang biasa dan normal kalau kamu datang dan menghadiri sebuah konser karena ingin melepaskan kepenatan. Yap, menonton konser akan membuatmu jauh lebih fresh dan merasa lebih tenang karena bebas bernyanyi.

Tentu saja kamu memiliki minat akan sebuah konser musik yang berbeda dengan orang lain. Karena memang masalah musik adalah berkaitan dengan minat dan hal yang sesuai dengan perasaan.

Hanya saja, ada lho konser-konser yang rupanya berujung pada sebuah duka. Disebut duka karena tiba-tiba menimbulkan sesuatu yang aneh dan tidak masuk akal sampai dengan kematian. Dilansir Oddee, ini kisah aneh dan gila yang terjadi saat konser!

1. Orang Gila Membunuh

orang gila

Tanyakan kepada setiap penggemar musik heavy metal, siapakah band paling populer di awal pertengahan era 90-an? Jawabannya pasti adalah Pantera. Album Pantera rilisan 1992, VULGAR DISPLAY OF POWER membawa mereka ke bagian teratas musik metal. Namun popularitas itu juga berujung pada banyaknya kejadian tak masuk akal yang mereka alami.

Usai Pantera dibubarkan pada tahun 2001, sang gitaris Dimebag Darrel dan drummer Vinnie Paul membentuk Damageplan. Awal Desember 2004, Damageplan tampil di pinggiran kota Ohio. Saat itu, fans berusia 24 tahun bernama Nathan Gale melakukan aksi gila yakni menembak Dimebag. Aksi tembak membabi bota itu bahkan melukai para pengisi acara.

Hingga akhirnya seorang penjaga keamanan muncul dari belakang punggung dan melepaskan tembakan pada Gale yang menewaskan dirinya. Usut punya usut, aksi gila ini dilakukan Gale lantaran dia murka Pantera bubar.

2. Drummer Meninggal

drummer meninggal

Pada November 1973, The Who sedang menikmati kesuksesan mereka atas album rock opera, QUADROPHENIA. Namun rupanya tur konser yang mereka lakukan untuk promosi album itu justru menghasilkan sebuah petaka. Terutama saat konser yang digelar The Who di San Fransisco.

Sebelum konser dimulai, sang drummer Keith Moon memang sudah terlihat tidak sehat dan gugup sehingga membuatnya harus mengonsumsi obat penenang. Lalu saat konser berjalan, hentakan stik drum Moon tiba-toba melemah dan ketika lagu Won’t Get Fooled Again berkumandang, Moon terjatuh merosot, pingsan dan tubuhnya menjadi sangat dingin.

Namun gilanya, konser tetap dilanjutkan. Saat gitaris Pete Townshend bertanya adakah yang berniat bermain drum, seorang fans berusia 19 tahun, Scot Halpin naik dan menjadi penggebuk drum.

3. Lumpuh Kejatuhan Benda

lumpuh

Pelopor musik soul/funk, Curtis Mayfield adalah salah satu aktivis sekaligus musisi Afro-Amerika yang tersohor. Pada tahun 1972, karier solo Mayfield mencapai puncaknya dan dia mengisi soundtrack yang sangat ikonik untuk film yang mengisahkan orang-orang kulit hitam, SUPER FLY. Namun tahukah kamu kalau Mayfield pernah mengalami hal buruk saat konser?

loading...

Saat itu terjadi ketika dirinya menggelar konser di Brooklyn, New York pada 13 Agustus 1990. Secara tiba-tiba saat sedang bernyanyi, sebuah angin berhembus sangat kuat sehingga membuat pencahayaan panggung terjatuh dan menimpa dirinya yang mengakibatkan kelumpuhan tubuhnya mulai leher sampai ke bawah.

Kendati akhirnya Mayfield menjadi lumpuh, dia tetap bersemangat merilis NEW WORLD ORDER pada 1997 silam meski sudah tak bisa bermain gitar lagi. Mayfield sendiri meninggal dua tahun kemudian pada 1999 lantaran komplikasi diabetes.

4. Fans Kesambar Petir

petir

Konser bisa memberikan banyak sekali pengalaman bagi musisi. Mereka bisa menemui banyak sekali fans dan cerita perjuangan lain. Namun apa yang dialami oleh Grateful Dead saat konser mungkin akan membuat mereka memiliki makna lain dari konser itu sendiri.

Semua terjadi saat Grateful Dead menggelar konser di stadion RFK yang terletak di Washington DC pada 25 Juni 1995. Saat itu, tiga fans yang bernama Deadheads sedang berteduh di bawah pohon, mencari perlindungan dari badai petir yang datang. Lalu sekitar pukul 15.00, ketiga fans yang diketahui bernama Kristin Daniel, Kira Lee dan John Pongel tersambar petir.

Mungkin lain kali memang kalau badai petir lebih baik konser di dalam ruangan saja ya?

5. Kebakaran Besar

kebakaran

Pada 20 Februari 2003, band metal Great White tampil di sebuah klub malam di pulau Rhode. Hanya beberapa detik semenjak mereka menampilkan lagu pembuka Desert Moon, bunga api mulai muncul di langit-langit sekitar panggung. Awalnya api diduga muncul karena aksi seorang penonton, tetapi kemudian api itu malah mencapai langit-langit dan memenuhi venue.

Kurang dari semenit, sudut ruangan sudah dilalap api dan semua orang berhambur lari keluar. Kendati ada empat pintu untuk keluar klub, tetapi aksi desak-desakan membuat pintu itu menjadi sempit dan memblokir semuanya yang membuat dari 462 orang yang hadir, 100 di antaranya kehilangan nyawa dan 200 lainnya mengalami luka. Di antara yang tewas ada sang gitaris Ty Longley dan MC acara itu, Mike Gonsalves.

6. Sadis di Panggung

sadis

Ketika banyak band menampilkan sebuah lagu dari permintaan penggemar saat konser, apa yang dilakukan Genitorturers sangatlah berbeda. Band industri-alternatif asal Florida yang terkenal di kalangan komunitas fetish. Bagaimana tidak, Genitorturers selalu melakukan aksi panggung aneh dan cenderung gila seperti aksi cambuk dan tindik.

Istilah Genitorture sendiri merujuk para sebuah tindakan sadomasokis yang dilakukan pada alat kelamin seseorang. Aksi tindik yang dilakukan oleh anggota band ini adalah seperti menindin bagian hidung atau nipple. Banyaknya kritikan rupanya tak membuat Genitorturers bubar, mereka sepertinya sudah memiliki fans tersendiri…

loading...
6 Hal Gila yang Terjadi Saat Konser Musik | Klik Seru | 4.5