4 Kekejaman Geng Motor Di Riau aniaya Polantas

geng motor

KlikSeru.com – Briptu Edo dan tiga orang kawannya awalnya melakukan penertiban terhadap ratusan pelajar yang melakukan balapan liar di Kota Dumai, Riau. Namun niat baik tak selalu berakhir baik, karena nasib tragis dialami Briptu Edo.

Seperti dilansir merdeka.com, salah seorang warga Dumai Onal Putra menceritakan kejadian naas pada Sabtu (12/4) itu. Tindakan aksi para pebalap liar di kawasan Jalan Sudirman, Pasar Lepin, Ramayana, Kota Dumai.

Ini empat kekejaman Geng Motor di Riau aniaya Polantas:

1.Briptu Edo dikepung

Awalnya, ratusan pelajar yang usianya sekitar belasan tahun itu terlibat balap liar. Namun datang dua unit mobil patroli, yang masing-masing berisi dua orang polisi, berniat membubarkan kerumunan geng motor. Bukannya bubar, ratusan geng motor tersebut malah makin menjadi.

Seorang anggota polisi Briptu Edo turun dari mobil patroli sendirian. Sedangkan 3 polisi lainnya masih berada dalam mobil.

“Setelah agak jauh dari mobil patroli, Briptu Edo pun dikepung anggota geng motor itu, teman-teman polisi lainnya yang berada dalam mobil patroli sebanyak 3 orang tersebut pergi meninggalkan Briptu Edo, khawatir ikut menjadi korban amukan geng motor,” ujar Onal.

2.Dimaki dan dipukul dengan kayu bloti

Melihat Briptu Edo ditinggal teman-temannya, para geng motor mendekatinya. Mereka memaki-maki dan sebagiannya mendekatinya. melihat anggota geng motor yang begitu banyak, Briptu Edo berusaha menghindar, namun sayang dia tak bisa kabur. Ia hanya dapat berpegang pada tiang yang ada dihadapannya dan berpegangan agar tidak diseret.

Tak ayal, para anggota geng motor yang sebagian besar membawa kayu bloti tersebut pun mengolok-oloknya, serta memaki-maki dan sesekali melayangkan pukulan dan tendangan ke bagian tubuh polisi tersebut.

3.Briptu Edo diseret dua kilometer

Setelah tidak berdaya, Briptu Edo bukannya dilepaskan atau ditinggal. Karena dia mendapatkan penyiksaan yang lebih kejam disaat tubuhnya sudah tidak berdaya.

Briptu Edo ditarik dan diseret-seret di jalanan hingga sejauh 2 kilometer oleh ratusan pebalap liar tersebut. Dan polisi yang terlihat lemah, tampak pasrah saat mendapat tindakan-tindakan tidak manusiawi yang di lakukan oleh ratusan pebalap liar tersebut.

4.Disekap Geng Motor

Melihat aksi ribut-ribut, Ketua RT 18 Kelurahan Bintan, Muhammad Naji datang bersama puluhan warganya, dan melihat polisi yang tersandra massa dari kalangan remaja itu, spontan warga bersama ketua RT tersebut pun membantu melepaskan polisi itu dari sekapan pembalap liar.

“Ketua RT bersama warga pun datang menyelamatkan polisi itu, para Ibu-ibu mengawal di bagian depan, sedangkan ratusan warga itu datang mengamuk minta polisi itu dikeluarkan,” ujar Onal.

Melihat puluhan warga yang juga membawa kayu, para geng motor membubarkan diri dan melepaskan polisi tersebut. Briptu Edo pun diamankan di rumah RT setempat. Dalam penyelamatan tersebut, Ketua RT 18 Kelurahan Bintan Muhammad Naji sempat mendapat tekanan-tekanan dari massa.

4 Kekejaman Geng Motor Di Riau aniaya Polantas | Klik Seru | 4.5

loading...